Perbedaan Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota
Ciri-ciri masyarakat kota :
Well..secara umum kita dengan melihat gambar tersebut pun sudah paham bahwa perkotaan adalah maju dan pedesaan adalah terbelakang (bukan berarti mundur loh ya). Kenapa sih saya bisa kasih statement begitu ? Karena menurut opini saya, perkotaan identik dengan teknologi, transportasi mudah, dan mewah, hal ini berbanding terbalik dengan pedesaan yang notabene masih kekurangan listrik, transportasi, dan wabil khusus teknologi. Tapi apakah dengan semua itu kita bisa langsung menjudge bahwa masyarakat kota jauh lebih baik dibanding pedesaan ? Yuk kita lihat ciri-cirinya :
Ciri-ciri masyarakat kota :
1. masyarakat perkotaan lebih bersifat individualistis
2. pembagian kerja di perkotaan memiliki batas - batas yang jelas.
3. lapangan pekerjaan jauh lebih luas daripada di pedesaan.
4. interaksi antar warga lebih banyak dipengaruhi faktor kepentingan.
5. lebih menghargai waktu, karna cepatnya pola kehidupan sehari - hari.
6. bersifat terbuka dalam menerima pengaruh.
7. kehidupan keagamaan di kota lebih sedikit terasa dibandingkan di pedesaan.Ciri-ciri masyarakat desa :
1. kedekatan sosial yang lebih kuat terasa di antara individu di desa.
2. secara urum bermata pencaharian yang memanfaatkan hasil alam.
3. sistem kehidupan yang umumnya berkelompok dan berlandaskan
kekeluargaan.
4. masyarakatnya lebih bersifat homogen terutama dalam hal mata pencaharian
agama, adat istiadat dll.
5. lebih tertutup dalam menerima perubahan atau budaya asing.
6. kehidupan keagamaan yang kental biasanya sangat terasa di pedesaan.Nah dari ciri-ciri diatas ini, kita bisa ambil deh sisi positif dan negatifnya. Berikut saya jabarkan sisi positif dan negatif dari keduanya :
dampak positif kehidupan kota :
1. teknologi yang berkembang lebih pesat terjadi di daerah perkotaan, sehingga mempermudah penerimaan informasi dan juga mempermudah mendapatkan fasilitas yang lebih baik.
2. sedikit terjadi konflik antara individu diakibatkan tidak banyak yang terlalu peduli atau memperhatikan urusan orang lain.
3. banyaknya lapangan pekerjaan dalam berbagai bidang ilmu dan keahlian.
dampak negatif kehidupan kota :
1. sedikitnya kepedulian terhadap norma dan moral dalam bersosial, yang diakibatkan salah satunya oleh kurangnya pendidikan agama.
2. tingginya tingkat kriminalitas dikarenakan strata sosial yang cukup drastis berbeda antara yang kaya dan yang miskin.
3. kondisi kepemimpinan dan pemerintahan dalam kota yang lebih dipengaruhi oleh modal pribadi dibanding kapabilitas.
Lalu dampak positif dan negatif masyarakat desa yaitu :
1. terjaganya sikap santun dan ramah diantara individu.
2. rendahnya tingkat kriminalitas, dikarenakan tingkat kemakmuran yang merata dan kuatnya nilai moral dan agama di pedesaan.
3. kepemimpinan di pedesaan berjalan dengan baik, karena biasanya pemilihan pemimpin atau pengurus diselesaikan dengan musyawarah.
dampak negatif dari kehidupan pedesaan antara lain :
1. teknologi dan informasi yang terbatas, sehingga mengalami kesulitan dalam pemerataan pendidikan dan juga kesehatan.
2. banyak konflik antarwarga yang terjadi, yang pada umumnya dikarenakan permasalah pribadi yang meluas.
3. sedikitnya lapangan pekerjaan, dikarenakan keterbatasan fasilitas dan juga faktor geografis.

